SOSIALISASI TERTIB BERLALU LINTAS BAGI PELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGURANGI STATISTIK ANGKA KECELAKAAN DI KABUPATEN BANGKA

  • Ririn Amelia Jurusan Teknik Sipil, Universitas Bangka Belitung
  • Revy Safitri Jurusan Teknik Sipil, Universitas Bangka Belitung
  • Fajar Indah Puspita Sari Jurusan Kimia, Universitas Bangka Belitung

Abstract

Berdasarkan hasil identifikasi wilayah rawan kecelakaan di Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka menduduki peringkat pertama sebagai wilayah rawan kecelakaan dengan rata – rata 67 kejadian per tahun. Sehingga perlu dilakukan penanganan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di provinsi Bangka Belitung, terutama wilayah Kabupaten Bangka. Jika dilihat dari statistik angka kecelakaan per kecamatan, terdapat tiga kecamatan yang memiliki jumlah korban kecelakaan tertinggi berdasarkan korban meninggal dunia yaitu Kecamatan Puding Besar, Mendo Barat dan Riau Silip. Salah satu program yang dapat dilakukan untuk mengurangi statistik angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bangka yaitu dengan memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas bagi masyarakat. Disisi lain, sesuai dengan data jumlah korban kecelakaan berdasarkan usia di Kabupaten Bangka pada tahun 2016 diketahui bahwa sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas berada pada usia 16 – 30 tahun dengan persentase 47%. Pada rentang usia tersebut termasuk kategori usia produktif yang sebagian masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Sehingga, sasaran dari program sosialisasi ini dimulai dan difokuskan untuk kalangan pelajar di Kabupaten Bangka. Metode pelaksanaan dalam kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi tiga tahap, pertama adalah tahap persiapan, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan yang terdiri dari persiapan materi, pre test, pemaparan materi dan post test, kemudian tahap akhir adalah evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi kegiatan sosialisasi diperoleh bahwa rata-rata pemahaman peserta sebelum mendapatkan pemaparan materi hanya 86,67%. Namun setelah mendapatkan pemaparan materi dari masing-masing narasumber, pemahaman peserta mengalami kenaikan 6,25% sehingga tingkat pemahaman peserta menjadi 92,92%. Selain itu, rata-rata tingkat kepuasan dari peserta sosialisasi sebesar 97%, berdasarkan
hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik sesuai rencana. Harapannya dengan bertambahnya tingkat pemahaman pelajar dalam sosialisasi ini dapat mengurangi statistik angka kecelakaan
dikalangan pelajar Kabupaten Bangka.

Kata kunci: Sosialisasi, Pelajar, Tertib lalu lintas, Bangka

Author Biographies

Ririn Amelia, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Bangka Belitung
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Bangka Belitung
Revy Safitri, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Bangka Belitung
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Bangka Belitung
Fajar Indah Puspita Sari, Jurusan Kimia, Universitas Bangka Belitung
Jurusan Kimia, Universitas Bangka Belitung

References

Anonim. Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kabupaten Abngka Dalam Angka 2016, Badan Pusat Statistik.

Kepulauan Bangka Belitung Dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik.

Pd T-09-2004-B. Pedoman Penanganan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas. Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Statistik Transportasi Darat 2014, BPS Safitri, Revy. Ririn Amelia, 2017.

Identifikasi Wilayah Rawan Kecelakaan (BlackARea) Berbasis Sistem Informasi Geografis di Provinsi Bangka Belitung

Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Published
2018-12-12
How to Cite
Amelia, R., Safitri, R., & Sari, F. I. P. (2018). SOSIALISASI TERTIB BERLALU LINTAS BAGI PELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGURANGI STATISTIK ANGKA KECELAKAAN DI KABUPATEN BANGKA. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG, 3(1). https://doi.org/10.34128/mediteg.v3i1.37