http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/issue/feed Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2019-05-09T11:19:24+08:00 Marlia Adriana, ST. MT marlia@politala.ac.id Open Journal Systems http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/22 IbM KELOMPOK PEMBUAT BATU BATA DI KELURAHAN GUNTUNG MANGGIS, KECAMATAN LANDASAN ULIN, KOTA BANJARBARU 2019-05-09T11:19:19+08:00 Dahlena Ariyani drmujiyanti@unlam.ac.id Dwi Rasy Mujiyanti drmujiyanti@unlam.ac.id Maria Dewi Astuti drmujiyanti@unlam.ac.id Rodiansono Rodiansono drmujiyanti@unlam.ac.id <p>Program IbM ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pembuat batu bata di Kelurahan Guntung Manggis.<br />Proses pembuatan batu bata yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis dengan komposisi pemanfaatan silika, salah<br />satunya dari abu sekam padi. Batu bata tanpa proses pembakaran yang memiliki kualitas tinggi tidak kalah di pasaran<br />dengan batu bata konvesional sehingga akan menghasilkan keuntungan yang lebih baik. Kegiatan IbM yang dilaksanakan<br />melibatkan kelompok pembuat batu bata di Kelurahan Guntung Manggis terhadap dua mitra Kelompok pembuat batu<br />bata Kuranji dan Kelompok pembuat batu bata Sei Salak. Kegiatan yang dilaksanakan terhadap Mitra I dan Mitra II berupa<br />pelatihan pembuatan batu bata tanpa pembakaran yaitu dengan penambahan silika dalam proses produksi batu bata. Proses<br />pembuatan dengan metode tersebut akan menjadikan suatu pengetahuan yang baru dan dapat memanfaatkan serta<br />mengurangi limbah sekam padi yang ada. Luaran kegiatan ini berupa teknologi Green Construction dimana batu bata silika<br />dibuat dari tanah liat dan limbah sekam padi tanpa pembakaran dan pemahaman manajemen usaha sehingga pendapatan<br />yang diperoleh meningkat. Berdasarkan analisis ekonomi bata konvensional dan bata tanpa pembakaran dengan skala<br />produksi 100 buah bata, dapat dikalkulasikan terjadinya pengurangan biaya produksi sehingga menjadikan pengurangan<br />harga jual bata dibandingkan dengan bata konvensional dengan nilai pengurangan berkisar Rp. 63,5 per bata.</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/23 PENYULUHAN PENGGUNAAN AR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK GURU-GURU SMP DI KECAMATAN BATU AMPAR 2019-05-09T11:19:14+08:00 Herfia Rhomadhona herfia.rhomadhona@politala.ac.id Hendrik Setyo Utomo hendrik.tomo@politala.ac.id Jaka Permadi jakapermadi.88@politala.ac.id Winda Aprianti winda.ap17@gmail.com Wiwik Kusrini wiwik.kusrini@politala.ac.id <p>Augmented reality (AR) menggabungkan benda nyata dan virtual yang menghasilkan objek 3D yang<br />ditampilkan pada layar. Penggunaan teknologi Augmented reality (AR) pada smartphone masih tergolong minim.<br />Sebenarnya teknologi ini memiliki potensi yang besar untuk memperkaya telekomunikasi untuk menjadi lebih efektif.<br />Selain itu, penggunaan android yang dimiliki pelajar masih belum digunakan secara maksimal, kebanyakan hanya untuk<br />komunikasi, media sosial dan bermain game. Seharusnya dengan smartphone tersebut bisa digunakan sebagai media<br />belajar. Tujuan dari aplikasi Augmented reality (AR) sebagai media pembelajaran tentang siklus embrio manusia berbasis<br />Android untuk menciptakan suatu lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif. Aplikasi mampu menampilkan objek<br />dan video secara virtual 3D dalam sebuah penanda (marker) sebagai alat peraga gambar yang terdapat pada buku ajar<br />siswa. Marker yang dideteksi oleh kamera dapat menampilkan model 3D di layar perangkat android secara real time dan<br />mengeluarkan suara. Peserta merupakan guru-guru Sekolah Tingkat Lanjut Pertama (SLTP) se-Kecamatan Batu<br />Ampar. Hasil kegiatan penyuluhan yaitu peserta tertarik dan melakukan install aplikasi smartphone android masing-masing<br />peserta.<br />Kata kunci: Augmented Reality, Objek, Media pembelajaran, Siklus Embrio</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/24 PELATIHAN PEMBUATAN JAMU INSTAN SEBAGAI DIVERSIFIKASI PRODUK PENGRAJIN JAMU DI KAMPUNG PEJABAT KELURAHAN LOKTABAT SELATAN BANJARBARU 2019-05-09T11:19:09+08:00 Herningtyas Nautika Lingga herningtyas.nl@gmail.com Fadlilaturrahmah Fadlilaturrahmah fadlilaturrahmah@ulm.ac.id Eko Susilowati titisekos@gmail.com <p>Kelurahan Loktabat Selatan merupakan daerah yang terkenal dengan penjual jamu gendong. Persentase pertumbuhan jamu dari tahun ke tahun meningkat dan berada di atas rata-rata pertumbuhan obat modern. Beberapa alasan yang mendasari pemilihan jamu sebagai alternatif pengobatan diantaranya adalah diyakini lebih aman dan minim efek samping. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pendapatan pengrajin jamu di kelurahan Loktabat Selatan. Pentingnya pengabdian masyarakat ini karena pada awalnya pengrajin jamu hanya menjual jamu segar (jamu gendong) yang nilai jual relatif rendah. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan pembuatan jamu instan sebagai diversifikasi produk pengrajin jamu, Pelaksanaan pengabdian diawali dengan sosialisasi dan penyuluhan tentang jamu instan, kemudian dilakukan praktek pembuatan jamu instan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat adalah pengrajin jamu mampu memproduksi jamu instan secara mandiri sebagai diversifikasi produk dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan.</p><p> </p><p>Kata kunci: Pelatihan, Jamu Instan, Diversifikasi Produk, Kampung Pejabat</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/25 PENYEDIAAN AIR BERSIH LAYAK KONSUMSI MENGGUNAKAN KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTRASI 2019-05-09T11:19:05+08:00 Ika Oksi Susilawati ikaoksi_susilawati@unlam.ac.id Witiyasti Imaningsih ikaoksi_susilawati@unlam.ac.id Arfan Eko F ikaoksi_susilawati@unlam.ac.id <p>Air bersih merupakan kebutuhan primer manusia. Desa Sungai Kitano merupakan salah satu desa di Kecamatan Martapura Barat yang masih menggunakan air sungai sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat melakukan dengan cara konvensional yaitu dengan cara koagulasi dan sedimentasi. Melalui kegiatan PKM dilakukan pengenalan alat penyaring air dengan bahan utama karbon aktif sebagai komponen utama filtrasi. Berdasarkan uji lab yang dilakukan, kualitas air yang telah di saring dengan teknologi membran ultrafiltrasi berdasarkan Kepmenkes No. 907/MENKES/SK/VII/2002 menunjukkan kualitas yang memenuhi kualitas standar air bersih. Satu unit alat penyaring air dengan bahan utama karbon aktif dapat digunakan masyarakat dengan waktu penggantian karbon aktif dan bahan penyaring lainnya sampai 3 tahun, dengan pembersihan 3-4 bulan sekali.</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Sungai Kitano, air bersih, karbon aktif</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/26 PELATIHAN PENYUSUNAN ANGGARAN UNTUK UMKM DI DESA BUMI JAYA 2019-05-09T11:19:00+08:00 Ines Saraswati Machfiroh inessaraswati.m@gmail.com Noor Amelia noor.amelia2012@gmail.com Radna Nurmalina radnanurmalina@yahoo.co.id Tekad Budiantoro tekad@politala.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengembangan yang wajib dilakukan oleh civitas akademik suatu perguruan tinggi. Melalui pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Akuntansi Politeknik Negeri Tanah Laut hadir ditengah-tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Hal tersebut bertujuan untuk mengaplikasikan hasil pembelajaran dan penelitian di perkuliahan dan memberikan informasi kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penerapan ilmu akuntansi yang kerap diterapkan dalam kasus ini mengenai pelatihan penyusunan anggaran untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Kegiatan Pelatihan Penyusunan Anggaran untuk UMKM dihadiri oleh peserta yang berjumlah 15 orang yang berasal dari pelaku UMKM. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap yakni penjelasan tentang penyusunan anggaran untuk UMKM secara umum dan tanya jawab peserta. Dengan adanya ilmu mengenai hal ini, masyarakat desa khususnya pelaku UMKM dalam melakukan penyusunan anggaran untuk UMKM diharapkan dapat menyusun anggaran secara tepat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat desa khususnya pelaku UMKM memperoleh informasi tambahan mengenai menyusun anggaran untuk UMKM. Selain itu, pemateri maupun peserta saling berbagi pengalaman dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam penyusunan anggaran untuk UMKM.</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Pelatihan, Peyusunan, Anggaran, UMKM</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/27 SISTEM INFORMASI DESA DALAM MITIGASI BENCANA (PERAN DESA PENYANGGA DALAM IMPLEMENTASI SISTER VILLAGE) 2019-05-09T11:18:56+08:00 Kanthi Pamungkas Sari kpamungkassari@ummgl.ac.id Priyo Priyo kpamungkassari@ummgl.ac.id Ahwy Oktradiksa kpamungkassari@ummgl.ac.id Agus Setiawan kpamungkassari@ummgl.ac.id <p class="5KESIMPULAN">Tujuan kegiatan workshop adalah untuk : 1) meningkatkan pengetahuan masyarakat Deyangan tentang SID dalam mitigasi bencana sebagai Desa Penyangga; 2) rencana tindak lanjut menyusun struktur kelembagaan desa yang memiliki peran khusus dalam mitigasi bencana desa. Adapun mitra yang menjadi target kegiatan adalah Badan Perwakilan Desa (BPD) , Lembaga Pemberdayaan Pemuda (LPP) Desa Deyangan, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Deyangan. Mitra-mitra di atas merupakan organisasi sosial non struktural yang ada di desa, namun organisasi tersebut diharapkan mampu untuk menjadi <em>agent of change </em>bagi masyarakat Desa Deyangan secara umum. Metode kegiatan yang diselenggarakan meliputi : tahap persiapan, tahap pelaksanaan , tahap evaluasi dan rencana tindak lanjut. Hasil yang dicapai adalah : 1) Masyarakat memiliki peningkatan pengetahuan tentang sistem informasi desa baik yang terkait dengan dinamika informasi peringatan dini erupsi Gunung Merapi itu sendiri maupun arti pembaharuan informasi data-data kependudukan, pelayanan publik dan asset desa yang dilakukan secara berkala. Pengetahuan ini penting guna melaksanakan peran sebagai Desa Penyangga dari Desa Krinjing (KRB III) ; 2) Desa Deyangan telah memiliki lembaga khusus yang menangani mitigasi bencana yang bernama Lembaga Penanggulangan Bencana Desa Deyangan atau disingkat LPBDes. Struktur yang disepakati sudah terbentuk, untuk personil yang akan didudukkan dalam lembaga tersebut masih menunggu usulan dari dusun dan organisasi sosial yang ada di Desa Deyangan.</p><p class="KATAKUNCI"><strong>Kata kunci:</strong> Sistem Informasi Desa, Mitigasi Bencana, <em>Sister Village</em><em></em></p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/29 EVALUASI LITERASI DIGITAL BERBASIS KOMUNITAS LOKAL 2019-05-09T11:18:52+08:00 Muhammad Ghalih ghalih@politala.ac.id Karolina Karolina karolin@politala.ac.id Ines Saraswati Machfiroh inessaraswati.m@gmail.com Tekad Budiantoro tekad@politala.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengembangan yang wajib dilakukan oleh civitas akademik suatu perguruan tinggi. Melalui pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Akuntansi Politeknik Negeri Tanah Laut hadir ditengah-tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini berusaha untuk mengungkapkan literasi digital berbasis kearifan lokal berkaitan pencegahan dampak negatif terpaan media massa hingga sampai pada tahap produksi pesan media. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Evaluasi Literasi Digital Berbasis Komunitas Lokal dilaksanakan di Desa Benua Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2018 bertempat di Balai Desa Benua Tengah. Kegiatan Evaluasi Literasi Digital Berbasis Komunitas Lokal dihadiri oleh peserta yang berjumlah 25 orang yang berasal dari masyarakat desa. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap yakni penjelasan tentang Evaluasi Literasi Digital Berbasis Komunitas Lokal secara umum dan tanya jawab peserta.<strong> </strong>Namun pada akhir kegiatannya berfokus kepada penggunaan TCASH untuk masyarakat agar dapat mempermudah interaksi dalam pengelolaan uang atapun pembayaran. Hal tersebut bertujuan untuk mengaplikasikan hasil pembelajaran dan penelitian di perkuliahan dan ikut serta memberikan informasi kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pemerintah Indonesia melihat adanya potensi ekonomi Indonesia yang bertumpu pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM menjadi penyelamat Indonesia dari inflasi dan krisis global. Selain itu, berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (2017) dengan kontribusi besar yang diberikan UMKM kepada negara, pemerintah pun mendorong UMKM menuju digital (<em>go digital</em>) guna semakin memperluas jangkauan pasar pelaku bisnis UMKM. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI secara khusus menargetkan visi ekonomi Indonesia 2020 yaitu “<em>The Digital Energy of Asia</em>” dengan target pertumbuhan transaksi <em>e-Commerce</em> sebesar USD 130 miliar. <strong></strong></p><strong>Kata Kunci</strong>: Digital, Evaluasi, Literasi, Tcash, UMKM 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/30 PELATIHAN OPTIMALISASI PENGGUNAAN SEARCH ENGINE 2019-05-09T11:18:47+08:00 Rabini Sayyidati rabini.sayyidati@gmail.com Khairul Anwar Hafizd khairul.anwarhafizd@gmail.com Herpendi Herpendi herpendi@gmail.com <p>Fenomena globalisasi memberikan dampak yang sangat besar bagi penyebaran informasi. Dewasa ini, masyarakat sangat mudah mengakses atau mencari informasi melalui <em>search engine</em>. <em>Search engine</em> sendiri adalah sebuah mesin atau s<em>oftware</em> yang digunakan untuk mencari data atau <em>file</em> yang ada di internet. Meskipun search engine sudah umum digunakan hanya saja terkadang masih banyak orang yang tidak memanfaatkannya secara optimal, selain itu jenis <em>search engine</em> juga ada bermacam-macam. Pada pengabdian masyarakat kali ini, penulis memilih untuk memberikan pelatihan optimaliasasi penggunaan <em>search engine</em> dengan menggunakan <em>browser google chrome</em>. Peserta pengabdian kepada masyarakat ada 50 orang, yang terdiri dari 40 orang guru dan 10 orang staf tata usaha. Peserta merupakan guru dan staf dari Kecamatan Batu Ampar, kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Batu Ampar. Panitia yang menghadiri kegiatan pengabdian ada 10 orang, terdiri dari 3 orang dosen, 2 orang laboran, dan 5 orang dosen. Pelatihan terlaksana dengan baik dan harapan peserta adalah kegiatan dapat berlangsung secara kontinyu sehingga dapat mencapai hasil maksimal.</p><p> </p><p>Kata Kunci: Media Pembelajaran, Aplikasi, Microsoft Power Point</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/31 IBM SISWA YANG MENGHADAPI UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER (UNBK) 2019-05-09T11:18:42+08:00 Rio Wirawan rio.wirawan@upnvj.ac.id M. Bayu Wibisono bayu.wibisono@upnvj.ac.id <p>Abstrak: Di dalam era kemajuan teknologi, penggunaan komputer dapat di terapkan di diberbagai bidang khususnya<br />di bidang pendidikan. Pengaplikasian komputer tersebut pada pembelajaran dan juga ujian. Penerapan ujian nasional<br />sekolah menengah mulai diterapkan penggunaan komputer. Pelaksanaan ujian menggunakan komputer dimana siswa<br />menjawab soal – soal ujian menggunakan computer. Dalam hal ini SMP terbuka Al Qalam adalah sekolah yang siswanya<br />berasal dari kalangan menengah kebawah, yang sangat minim akan pengetahuan komputer. Untuk itu pengabdian kali<br />ini memfocuskan kepada siswa/I Al Qalam untuk mengenalkan dan mengoprasikan komputer serta aplikasi komputer.<br />Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan kepercayaan diri dan pengalaman serta wawasan bagi siswa/I SMP terbuka<br />Al Qalam.</p><p><br />Kata Kunci: Ujian Nasional Berbasis Komputer, UNBK, Persiapan, Ujian Online, Aplikasi Komputer</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/32 APLIKASI ANDROID UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN KERAJINAN ANYAMAN PURUN 2019-05-09T11:18:39+08:00 Saman Abdurrahman dodonturianto@ulm.ac.id Dodon Turianto dodonturianto@ulm.ac.id <p>Kerajinan anyaman purun mempunyai nilai ekonomi yang besar. Salah satu kendala dalam pengembangan kerajinan anyaman purun adalah terbatasnya promosi dan pemasaran. Melalui kegiatan KKN-PPM mahasiswa FMIPA ULM membuat aplikasi android untuk membenatu memecahkan masalah tersebut. Aplikasi android tersebut berisi profil aplikasi, galeri, petunjuk dan peta lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan transaksi sebesar 70% dalam waktu 3 minggu setelah penggunaan aplikasi dan peningkatan pendapatan sebesar 65%.</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Anyaman purun, android, Kelurahan Palam</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/33 PKM PRODUSEN LULUR RUMAHAN: OPTIMALISASI PRODUK “LULUR REMPAH TRADISIONAL BANJAR” MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI FARMASI BAHAN ALAM 2019-05-09T11:18:35+08:00 Satrio Wibowo Rahmatullah ryowibowo46@gmail.com Depy Oktapian Akbar oktadepy@gmail.com Lisa Andina lisa_imeru@yahoo.com <p>Minat masyarakat terhadap produk kecantikan semakin meningkat baik di kalangan remaja maupun dewasa. Oleh karena itu ketertarikan masyarakat akan lulur rempah tradisional Banjar sebagai salah satu produk kecantikan khas Banjar juga harus ditingkatkan. Produk lulur rempah tradisional Banjar merupakan salah satu produk budaya yang dapat mejadi unggulan dari Kalimantan Selatan, namun pemasarannya masih terbatas karena kurangnya media promosi dan kemasan yang digunakan sangat sederhana (kurang menarik). Produsen lulur rumahan di Martapura merupakan penjual lulur rumahan yang menjadi sasaran kegiatan PKM dari tim pengabdi kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terbagi dalam beberapa tahapan yaitu, Sosialisasi Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) pada Pengusaha Industri Lulur Tradisional (Lulur Sari Pengantin), Pelatihan Pembuatan Pedoman Operasional Baku (POB) CPKB pada Industri Lulur Sari Pengantin yang disertai dengan serah terima Mesin Pengemas beserta Kemasan dan Stiker Label Lulur Sari Pengantin. Kegiatan pertama dilaksanakan pada hari selasa 8 mei 2018, Narasumber yang mengisi materi pada acara ini adalah ibu Yuyun Purwaningsih, S.Farm., Apt, yang memberikan materi CPKB terkait higiene, sanitasi, dan dokumentasi. Kegiatan selanjutnya dilaksanakan pada hari senin 30 juli 2018, dengan tema “pelatihan pembuatan pedoman operasional baku (POB) CPKB pada industri lulur sari pengantin” oleh ibu Leny Sanjaya, S.Farm., Apt, dan disertai dengan serah terima mesin pengemas beserta kemasan dan stiker label lulur sari pengantin. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh karyawan beserta pemilik industri lulur sari pengantin, dosen dan mahasiswa stikes borneo lestari. Semua kegiatan ini dilaksanakan di pabrik lulur sari pengantin Jl. Hasyim Muchtar RT.14 Kel. Tanjung rema darat Kec. Martapura.</p><p><strong> </strong></p><p><strong>Kata Kunci: </strong>Lulur rempah, Lulur sari pengantin</p> 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/34 TEKNOLOGI SUMUR BOR SISTEM PIPA IMBUH UNTUK MENGURANGI RESIKO KEBAKARAN LAHAN GAMBUT DAN MENGURANGI DAMPAK EMISI CO2 2019-05-09T11:18:31+08:00 Sri Cahyo Wahyono totokwianto78@gmail.com Simon Sadok Siregar totokwianto78@gmail.com Totok Wianto totokwianto78@gmail.com Ori Minarto totokwianto78@gmail.com <p>Abstrak: Kebakaran lahan dan hutan merupakan salah satu penyebab kerusakan hutan yang paling besar dan bersifat sangat merugikan, selain dampak asap yang ditimbulkannya yang dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar baik dari sisi ekologi, ekonomi dan sosial, selain bias menyebabkan penyebaran asap lintas negara (<em>transboundary haze</em>). Pencegahan kebakaran lahan dan hutan merupakan semua usaha, tindakan atau kegiatan yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan – kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan diperlukan fire manager dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka solusi yang disepakati dengan mitra dalam hal ini adalah Pembuatan sumur bor dan serta pelatihan Penggunaan dan perawatannya. Tahapan pelaksanaan kegiatan Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat meliputi: penyuluhan tentang kesehatan khususnya asap kebakaran dan Resiko kebakaran lahan, praktek pengeboran dan penggunaanya serta perawatan, Serta Pemberdayaan Masyarakat Peduli api (MPA) dan Masyarakat Peduli Gambut (MPG) Melalui 2 Mitra Yaitu BPK Landu dan Kelurahan Landasan Ulin Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah diskusi, praktek dan pendampingan. Selain itu, dukungan fasilitas dari fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat berupa Laboratorium dan bengkel kerja akan mendukung pelaksanaan dan keberhasilan program Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat. Target dan Luaran yang dihasilkan dari program Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat ini khususnya untuk pihak mitra adalah: terdapat 20 titik bor yang siap digunakan beserta peralatan perlengkapnannya, terdapat peralatan mesin yang digunakan sebagai penunjang, Meningkatkan tingkat kesehatan warga desa Landasan ulin Barat dan banjarbaru hingga 50% dari sebelum adanya kegiatan Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat, serta publikasi pada media massa. Pada kegiatan Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat ini, mitra berperan aktif dalam praktek, penyediaan tempat. Bagi tim pengabdi sendiri kegiatan ini merupakan wujud peningkatan atensi akademisi terhadap masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, membuka peluang dan kesempatan bagi para pengabdi untuk dapat mengamalkan ilmu bagi kepentingan masyarakat sebagai bentuk nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Pada Masyarakat.</p>Kata kunci : Sumur Bor, kesehatan, Lahan Gambut 2018-12-12T15:56:57+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/35 MENGGERAKKAN EKONOMI DESA MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) 2019-05-09T11:18:27+08:00 Yuli Fitriyani yulihazami@gmail.com Radna Nurmalina radnanurmalina@yahoo.co.id Rina Pebriana rina@politala.ac.id Eny Suasri enisuasri@gmail.com <p>BUMDes lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Pengelolaan BUMDes sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat desa, yaitu dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Desa Benua Tengah Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut, sampai saat ini belum mempunyai BUMDes sebagai lembaga perekonomian masyarakat. Namun, jika dilihat dari potensinya, desa tersebut memiliki potensi besar untuk berdirinya BUMDes sebagai penampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dan lembaga pelayanan publik masyarakat. Oleh karena itu, melalui program Pengabdian Masyarakat (PkM) yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi mengenai menggerakkan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)</p><p><strong>Kata Kunci : </strong>Menggerakkan Ekonomi Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)</p> 2018-12-12T15:57:02+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/36 PENCOK (PENCIL CASE FROM SHOCK): PENGOLAHAN SHOCK MOTOR BEKAS MENJADI TEMPAT PENSIL SEBAGAI PENANGGULANGAN LIMBAH 2019-05-09T11:18:24+08:00 Yuliana Ningsih yuliananingsih@politala.ac.id Marlia Adriana marlia@politala.ac.id Adhiela Noer Syaief adhel_syaief@politala.ac.id Sukma Firdaus sukma@politala.ac.id <p>Pertumbuhan teknologi dan ekonomi saat ini semakin pesat dan maju, dalam perkembangan tersebut diikuti juga dengan dampak negatif limbah mesin otomotif yang semakin pesat pertumbuhan industrinya. Dampak negatif tersebut sangat mempengaruhi lingkungan. Limbah mesin khususnya otomotif akan memperburuk kondisi lingkungan dan mempengaruhi kesehatan hidup manusia. Melalui sosialisasi dan pelatihan yang seksama, kesadaran warga terhadap pengelolaan limbah menjadi maju dengan bisa membuat kerajinan yang bernilai ekonomi dari bahan limbah. Sosialisasi dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengintegrasikan limbah mesin yang meningkat di lingkungan, adapun peserta kegiatan tersebut yakni masyarakat Desa Pemuda yang terdiri dari bapak, ibu dan para remaja sekitar 25 orang. Selain itu juga menggambarkan pengetahuan, keterampilan dan motivasi warga Desa Pemuda Kecamatan Pelaihari dalam pengelolaan limbah. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah bertambahnya wawasan masyarakat dalam pengelolaan limbah dan membantu peserta mengolah limbah mesin, terutama <em>shock</em> motor bekas menjadi karya yang dapat dimanfaatkan di lingkungan masyarakat. Selain itu juga kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dengan keaktifan masyarakat mengikuti pendampingan dari awal hingga akhir kegiatan pengabdian.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci</strong>: limbah mesin, penanggulannya </p> 2018-12-12T15:57:02+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/37 SOSIALISASI TERTIB BERLALU LINTAS BAGI PELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGURANGI STATISTIK ANGKA KECELAKAAN DI KABUPATEN BANGKA 2019-05-09T11:18:20+08:00 Ririn Amelia rynamelia.babel@gmail.com Revy Safitri rynamelia.babel@gmail.com Fajar Indah Puspita Sari rynamelia.babel@gmail.com <p>Berdasarkan hasil identifikasi wilayah rawan kecelakaan di Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka menduduki peringkat pertama sebagai wilayah rawan kecelakaan dengan rata – rata 67 kejadian per tahun. Sehingga perlu dilakukan penanganan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di provinsi Bangka Belitung, terutama wilayah Kabupaten Bangka. Jika dilihat dari statistik angka kecelakaan per kecamatan, terdapat tiga kecamatan yang memiliki jumlah korban kecelakaan tertinggi berdasarkan korban meninggal dunia yaitu Kecamatan Puding Besar, Mendo Barat dan Riau Silip. Salah satu program yang dapat dilakukan untuk mengurangi statistik angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bangka yaitu dengan memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas bagi masyarakat. Disisi lain, sesuai dengan data jumlah korban kecelakaan berdasarkan usia di Kabupaten Bangka pada tahun 2016 diketahui bahwa sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas berada pada usia 16 – 30 tahun dengan persentase 47%. Pada rentang usia tersebut termasuk kategori usia produktif yang sebagian masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Sehingga, sasaran dari program sosialisasi ini dimulai dan difokuskan untuk kalangan pelajar di Kabupaten Bangka. Metode pelaksanaan dalam kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi tiga tahap, pertama adalah tahap persiapan, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan yang terdiri dari persiapan materi, pre test, pemaparan materi dan post test, kemudian tahap akhir adalah evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil pelaksanaan dan evaluasi kegiatan sosialisasi diperoleh bahwa rata-rata pemahaman peserta sebelum mendapatkan pemaparan materi hanya 86,67%. Namun setelah mendapatkan pemaparan materi dari masing-masing narasumber, pemahaman peserta mengalami kenaikan 6,25% sehingga tingkat pemahaman peserta menjadi 92,92%. Selain itu, rata-rata tingkat kepuasan dari peserta sosialisasi sebesar 97%, berdasarkan<br />hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik sesuai rencana. Harapannya dengan bertambahnya tingkat pemahaman pelajar dalam sosialisasi ini dapat mengurangi statistik angka kecelakaan<br />dikalangan pelajar Kabupaten Bangka.</p><p>Kata kunci: Sosialisasi, Pelajar, Tertib lalu lintas, Bangka</p> 2018-12-12T15:57:07+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/38 PEMBERDAYAAN USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL MELALUI PENINGKATAN KETRAMPILAN DASAR PEMBUATANNYA SECARA BENAR DI KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN 2019-05-09T11:19:24+08:00 Sutomo Sutomo sutomo01@ulm.ac.id Arnida Arnida arnida01@ulm.ac.id Prima Happy Ratnapuri primahappy@ulm.ac.id <p>Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dapat memberikan nilai tambah bagi usaha kecil karena umumnya dapat meningkatkan pengetahuan dalam berwirausaha. Dalam hal kemitraan, keinginan yang kuat untuk meningkatkan usaha secara bersama-sama merupakan keharusan dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh serta mensinergikan program yang direncanakan dengan program mitra. Tujuan pengabdian adalah peningkatan kualitas dan kuantitas layanan (produk), peningkatan nilai tambah bagi pelaku kemitraan maupun masyarakat, menguatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga, meningkatkan media sosialisasi, promosi dan publikasi, serta meningkatkan akses pemasaran. Hasil kegiatan PKM yaitu dapat memberikan informasi kepada mitra (pengusaha obat tradisional) dengan pemahaman tentang pembuatan produk berdasarkan pedoman cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB). Kegiatan yang telah dilakukan yaitu melakukan tranfer pengetahuan secara periodik dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh pengusaha kecil obat tradisonal dimaksud. Selain itu juga telah diberikan pemahaman mengenai lay out denah bangunan yang akan digunakan untuk produksi mitra. Dalam pengolahan bahan baku pengabdi telah melakukan bimbingan teknis terkait pengolahan sampel mulai dari teknik pengambilan hingga pengolahannya. Khususnya dalam teknik penyulingan minyak serai, pengabdi juga melakukan bimbingan yang benar terkait dengan metodenya. Saat ini mitra sudah memahami dasar-dasar penyulingan minyak serai dan masih terus titingkatkan agar ke depan dapat lebih mandiri. Apabila mitra melakukan pengadaan bahan baku sendiri, maka akan diberikan pengenalan bagaimana cara memilih bahan baku yang baik, pengolahan menjadi produk sederhana yang bermanfaat. Pengembangan produk unggulan (sabun kesehatan serai wangi) telah meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya. Kualitas produk yang baik akan memberikan kepercayaan kepada konsumen sehingga diharapkan akan meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan bagi masyarakat.</p><p> </p><p>Kata Kunci : Obat tradisional, CPOTB, produk, usaha kecil, sabun serai</p> 2018-11-27T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG