Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg <p>MEDITEG, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p> <p>Silakan baca panduan ini dengan seksama. Penulis yang ingin mengirimkan naskah mereka ke kantor editorial MEDITEG harus mematuhi pedoman penulisan. Jika naskah yang dikirimkan tidak sesuai dengan pedoman atau ditulis dalam format yang berbeda, naskah tersebut akan DITOLAK oleh editor sebelum ditinjau lebih lanjut. Para editor hanya akan menerima naskah yang memenuhi format yang ditugaskan. Pada tahun publikasi berikutnya (2019), akan menerbitkan jurnal dua kali dalam dua periode: Juni dan Desember. Dimulai dengan penerbitan pada tahun 2020, MEDITEG diterbitkan empat kali setahun, pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Silakan kirim naskah Anda. Silakan Unduh Template <a href="https://drive.google.com/file/d/19qdzMFBygMfsZoyF6B-JebL919hVVRaK/view?usp=sharing">DI SINI</a>.</p> Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) en-US Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2548-7655 IbM KELOMPOK PEMBUAT BATU BATA DI KELURAHAN GUNTUNG MANGGIS, KECAMATAN LANDASAN ULIN, KOTA BANJARBARU http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/22 <p>Program IbM ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pembuat batu bata di Kelurahan Guntung Manggis.<br />Proses pembuatan batu bata yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis dengan komposisi pemanfaatan silika, salah<br />satunya dari abu sekam padi. Batu bata tanpa proses pembakaran yang memiliki kualitas tinggi tidak kalah di pasaran<br />dengan batu bata konvesional sehingga akan menghasilkan keuntungan yang lebih baik. Kegiatan IbM yang dilaksanakan<br />melibatkan kelompok pembuat batu bata di Kelurahan Guntung Manggis terhadap dua mitra Kelompok pembuat batu<br />bata Kuranji dan Kelompok pembuat batu bata Sei Salak. Kegiatan yang dilaksanakan terhadap Mitra I dan Mitra II berupa<br />pelatihan pembuatan batu bata tanpa pembakaran yaitu dengan penambahan silika dalam proses produksi batu bata. Proses<br />pembuatan dengan metode tersebut akan menjadikan suatu pengetahuan yang baru dan dapat memanfaatkan serta<br />mengurangi limbah sekam padi yang ada. Luaran kegiatan ini berupa teknologi Green Construction dimana batu bata silika<br />dibuat dari tanah liat dan limbah sekam padi tanpa pembakaran dan pemahaman manajemen usaha sehingga pendapatan<br />yang diperoleh meningkat. Berdasarkan analisis ekonomi bata konvensional dan bata tanpa pembakaran dengan skala<br />produksi 100 buah bata, dapat dikalkulasikan terjadinya pengurangan biaya produksi sehingga menjadikan pengurangan<br />harga jual bata dibandingkan dengan bata konvensional dengan nilai pengurangan berkisar Rp. 63,5 per bata.</p> Dahlena Ariyani Dwi Rasy Mujiyanti Maria Dewi Astuti Rodiansono Rodiansono Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.22 PENYULUHAN PENGGUNAAN AR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK GURU-GURU SMP DI KECAMATAN BATU AMPAR http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/23 <p>Augmented reality (AR) menggabungkan benda nyata dan virtual yang menghasilkan objek 3D yang<br />ditampilkan pada layar. Penggunaan teknologi Augmented reality (AR) pada smartphone masih tergolong minim.<br />Sebenarnya teknologi ini memiliki potensi yang besar untuk memperkaya telekomunikasi untuk menjadi lebih efektif.<br />Selain itu, penggunaan android yang dimiliki pelajar masih belum digunakan secara maksimal, kebanyakan hanya untuk<br />komunikasi, media sosial dan bermain game. Seharusnya dengan smartphone tersebut bisa digunakan sebagai media<br />belajar. Tujuan dari aplikasi Augmented reality (AR) sebagai media pembelajaran tentang siklus embrio manusia berbasis<br />Android untuk menciptakan suatu lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif. Aplikasi mampu menampilkan objek<br />dan video secara virtual 3D dalam sebuah penanda (marker) sebagai alat peraga gambar yang terdapat pada buku ajar<br />siswa. Marker yang dideteksi oleh kamera dapat menampilkan model 3D di layar perangkat android secara real time dan<br />mengeluarkan suara. Peserta merupakan guru-guru Sekolah Tingkat Lanjut Pertama (SLTP) se-Kecamatan Batu<br />Ampar. Hasil kegiatan penyuluhan yaitu peserta tertarik dan melakukan install aplikasi smartphone android masing-masing<br />peserta.<br />Kata kunci: Augmented Reality, Objek, Media pembelajaran, Siklus Embrio</p> Herfia Rhomadhona Hendrik Setyo Utomo Jaka Permadi Winda Aprianti Wiwik Kusrini Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.23 PELATIHAN PEMBUATAN JAMU INSTAN SEBAGAI DIVERSIFIKASI PRODUK PENGRAJIN JAMU DI KAMPUNG PEJABAT KELURAHAN LOKTABAT SELATAN BANJARBARU http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/24 <p>Kelurahan Loktabat Selatan merupakan daerah yang terkenal dengan penjual jamu gendong. Persentase pertumbuhan jamu dari tahun ke tahun meningkat dan berada di atas rata-rata pertumbuhan obat modern. Beberapa alasan yang mendasari pemilihan jamu sebagai alternatif pengobatan diantaranya adalah diyakini lebih aman dan minim efek samping. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pendapatan pengrajin jamu di kelurahan Loktabat Selatan. Pentingnya pengabdian masyarakat ini karena pada awalnya pengrajin jamu hanya menjual jamu segar (jamu gendong) yang nilai jual relatif rendah. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan pembuatan jamu instan sebagai diversifikasi produk pengrajin jamu, Pelaksanaan pengabdian diawali dengan sosialisasi dan penyuluhan tentang jamu instan, kemudian dilakukan praktek pembuatan jamu instan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat adalah pengrajin jamu mampu memproduksi jamu instan secara mandiri sebagai diversifikasi produk dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan.</p><p> </p><p>Kata kunci: Pelatihan, Jamu Instan, Diversifikasi Produk, Kampung Pejabat</p> Herningtyas Nautika Lingga Fadlilaturrahmah Fadlilaturrahmah Eko Susilowati Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.24 PENYEDIAAN AIR BERSIH LAYAK KONSUMSI MENGGUNAKAN KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTRASI http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/25 <p>Air bersih merupakan kebutuhan primer manusia. Desa Sungai Kitano merupakan salah satu desa di Kecamatan Martapura Barat yang masih menggunakan air sungai sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk mendapatkan air bersih masyarakat melakukan dengan cara konvensional yaitu dengan cara koagulasi dan sedimentasi. Melalui kegiatan PKM dilakukan pengenalan alat penyaring air dengan bahan utama karbon aktif sebagai komponen utama filtrasi. Berdasarkan uji lab yang dilakukan, kualitas air yang telah di saring dengan teknologi membran ultrafiltrasi berdasarkan Kepmenkes No. 907/MENKES/SK/VII/2002 menunjukkan kualitas yang memenuhi kualitas standar air bersih. Satu unit alat penyaring air dengan bahan utama karbon aktif dapat digunakan masyarakat dengan waktu penggantian karbon aktif dan bahan penyaring lainnya sampai 3 tahun, dengan pembersihan 3-4 bulan sekali.</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Sungai Kitano, air bersih, karbon aktif</p> Ika Oksi Susilawati Witiyasti Imaningsih Arfan Eko F Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.25 PELATIHAN PENYUSUNAN ANGGARAN UNTUK UMKM DI DESA BUMI JAYA http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/26 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengembangan yang wajib dilakukan oleh civitas akademik suatu perguruan tinggi. Melalui pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Akuntansi Politeknik Negeri Tanah Laut hadir ditengah-tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Hal tersebut bertujuan untuk mengaplikasikan hasil pembelajaran dan penelitian di perkuliahan dan memberikan informasi kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penerapan ilmu akuntansi yang kerap diterapkan dalam kasus ini mengenai pelatihan penyusunan anggaran untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Kegiatan Pelatihan Penyusunan Anggaran untuk UMKM dihadiri oleh peserta yang berjumlah 15 orang yang berasal dari pelaku UMKM. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap yakni penjelasan tentang penyusunan anggaran untuk UMKM secara umum dan tanya jawab peserta. Dengan adanya ilmu mengenai hal ini, masyarakat desa khususnya pelaku UMKM dalam melakukan penyusunan anggaran untuk UMKM diharapkan dapat menyusun anggaran secara tepat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat desa khususnya pelaku UMKM memperoleh informasi tambahan mengenai menyusun anggaran untuk UMKM. Selain itu, pemateri maupun peserta saling berbagi pengalaman dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam penyusunan anggaran untuk UMKM.</p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Pelatihan, Peyusunan, Anggaran, UMKM</p> Ines Saraswati Machfiroh Noor Amelia Radna Nurmalina Tekad Budiantoro Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.26 SISTEM INFORMASI DESA DALAM MITIGASI BENCANA (PERAN DESA PENYANGGA DALAM IMPLEMENTASI SISTER VILLAGE) http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/27 <p class="5KESIMPULAN">Tujuan kegiatan workshop adalah untuk : 1) meningkatkan pengetahuan masyarakat Deyangan tentang SID dalam mitigasi bencana sebagai Desa Penyangga; 2) rencana tindak lanjut menyusun struktur kelembagaan desa yang memiliki peran khusus dalam mitigasi bencana desa. Adapun mitra yang menjadi target kegiatan adalah Badan Perwakilan Desa (BPD) , Lembaga Pemberdayaan Pemuda (LPP) Desa Deyangan, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Deyangan. Mitra-mitra di atas merupakan organisasi sosial non struktural yang ada di desa, namun organisasi tersebut diharapkan mampu untuk menjadi <em>agent of change </em>bagi masyarakat Desa Deyangan secara umum. Metode kegiatan yang diselenggarakan meliputi : tahap persiapan, tahap pelaksanaan , tahap evaluasi dan rencana tindak lanjut. Hasil yang dicapai adalah : 1) Masyarakat memiliki peningkatan pengetahuan tentang sistem informasi desa baik yang terkait dengan dinamika informasi peringatan dini erupsi Gunung Merapi itu sendiri maupun arti pembaharuan informasi data-data kependudukan, pelayanan publik dan asset desa yang dilakukan secara berkala. Pengetahuan ini penting guna melaksanakan peran sebagai Desa Penyangga dari Desa Krinjing (KRB III) ; 2) Desa Deyangan telah memiliki lembaga khusus yang menangani mitigasi bencana yang bernama Lembaga Penanggulangan Bencana Desa Deyangan atau disingkat LPBDes. Struktur yang disepakati sudah terbentuk, untuk personil yang akan didudukkan dalam lembaga tersebut masih menunggu usulan dari dusun dan organisasi sosial yang ada di Desa Deyangan.</p><p class="KATAKUNCI"><strong>Kata kunci:</strong> Sistem Informasi Desa, Mitigasi Bencana, <em>Sister Village</em><em></em></p> Kanthi Pamungkas Sari Priyo Priyo Ahwy Oktradiksa Agus Setiawan Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.27 EVALUASI LITERASI DIGITAL BERBASIS KOMUNITAS LOKAL http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/29 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengembangan yang wajib dilakukan oleh civitas akademik suatu perguruan tinggi. Melalui pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Akuntansi Politeknik Negeri Tanah Laut hadir ditengah-tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini berusaha untuk mengungkapkan literasi digital berbasis kearifan lokal berkaitan pencegahan dampak negatif terpaan media massa hingga sampai pada tahap produksi pesan media. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Evaluasi Literasi Digital Berbasis Komunitas Lokal dilaksanakan di Desa Benua Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2018 bertempat di Balai Desa Benua Tengah. Kegiatan Evaluasi Literasi Digital Berbasis Komunitas Lokal dihadiri oleh peserta yang berjumlah 25 orang yang berasal dari masyarakat desa. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap yakni penjelasan tentang Evaluasi Literasi Digital Berbasis Komunitas Lokal secara umum dan tanya jawab peserta.<strong> </strong>Namun pada akhir kegiatannya berfokus kepada penggunaan TCASH untuk masyarakat agar dapat mempermudah interaksi dalam pengelolaan uang atapun pembayaran. Hal tersebut bertujuan untuk mengaplikasikan hasil pembelajaran dan penelitian di perkuliahan dan ikut serta memberikan informasi kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pemerintah Indonesia melihat adanya potensi ekonomi Indonesia yang bertumpu pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM menjadi penyelamat Indonesia dari inflasi dan krisis global. Selain itu, berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (2017) dengan kontribusi besar yang diberikan UMKM kepada negara, pemerintah pun mendorong UMKM menuju digital (<em>go digital</em>) guna semakin memperluas jangkauan pasar pelaku bisnis UMKM. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI secara khusus menargetkan visi ekonomi Indonesia 2020 yaitu “<em>The Digital Energy of Asia</em>” dengan target pertumbuhan transaksi <em>e-Commerce</em> sebesar USD 130 miliar. <strong></strong></p><strong>Kata Kunci</strong>: Digital, Evaluasi, Literasi, Tcash, UMKM Muhammad Ghalih Karolina Karolina Ines Saraswati Machfiroh Tekad Budiantoro Copyright (c) 2018 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG 2018-12-12 2018-12-12 3 1 10.34128/mediteg.v3i1.29 PELATIHAN OPTIMALISASI PENGGUNAAN SEARCH ENGINE http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg/article/view/30 <p>Fenomena globalisasi memberikan dampak yang sangat besar bagi penyebaran informasi. Dewasa ini, masyarakat sangat mudah mengakses atau mencari informasi melalui <em>search engine</em>. <em>Search engine</em> sendiri adalah seb