Peningkatan Produktivitas Hortikultura Melalui Pembuatan dan Aplikasi Bioaktivator Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki

Authors

  • Deni Setiawan Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
  • Samsul Hadi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Nashrul Wathan Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Nurul Mardiati Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Nur Mahdi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Lukman Mahdi Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Hilma Aulia Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Maida Sofa Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Ulfah Program Studi Farmasi, Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34128/mediteg.v10i2.378

Keywords:

bioactivator, horticulture, organic waste, productivity

Abstract

Sektor hortikultura berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun produktivitasnya masih terhambat oleh penurunan kualitas tanah, biaya pupuk yang tinggi, serta rendahnya pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Kelompok (KWT) Sri Rejeki yang berada di Kota Banjarbaru menghadapi kendala serupa karena masih bergantung pada pupuk anorganik sehingga pendapatan bersih dapat berkurang hingga 20% karena peningkatan harga pupuk. Novelty program ini terletak pada pengembangan bioaktivator berbahan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan KWT Sri Rejeki serta integrasi pelatihan teori dan praktik, mulai dari pembuatan dan fermentasi hingga penerapan langsung bioaktivator pada lahan hortikultura anggota KWT. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan serta aplikasi bioaktivator berbahan dasar limbah sayuran dan empon-empon. Kegiatan berlangsung pada 11 Juni–13 Agustus 2025 dengan peserta sebanyak 20 orang anggota KWT. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, koordinasi, persiapan, pelaksanaan praktik, serta pelaksanaan pre-test, post-test, dan observasi lapangan. Hasil kegiatan meningkatkan pengetahuan peserta dari nilai awal 45% menjadi 82%, serta keterampilan 85% peserta dalam memproduksi bioaktivator cair secara mandiri. Aplikasi bioaktivator terbukti memperbaiki tekstur lahan, mendorong pertumbuhan tanaman, dan meminimalisir ketergantungan pada pupuk kimia. Program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas petani terhadap teknologi bioaktivator, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik.

References

Adriani Wahditiya, A., & Fadli, Z. (2025). Strategi Pemberdayaan Petani Di Kecamatan Cenrana melalui Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Tanaman Hortikultura Berkelanjutan. PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 337–346. https://doi.org/https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i2.407

Fahilah, N., Tahir, R., Alamsyah, A. C., Wajdi, M., Swandi, A., & Rahim, A. (2024). Manajemen Kewirausahaan Sekolah Melalui Usaha Budidaya Lele dan Sayur Secara Aquaponik Berbasis Energi Baru Terbarukan Di Pulau Balang Lompo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG, 9(2), 21–30.

Farady Coestra, F., Purnama Sari, J., & Pasaribu, B. (2024). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tanaman Hortikultura Berdasarkan Karakteristik Lahan Menggunakan Metode Moora (Studi Kasus: Kabupaten Kepahiang). Jurnal Rekursif, 12(1), 1–16. www.ejournal.unib.ac.id/index.php/rekursif

Hakim, L., & Salehawati, N. (2025). Strategi Pengembangan Pembibitan Hortikultura (Studi Kasus di Kampung Benih Hortikultura Bedono, Karangduwur Kabupaten Purworejo). Jurnal Agribisnis: Agri Wiralodra, 17(1), 63–76. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v17i1.103

Jayaputra, J., Jaya, I. K. D., & Santoso, B. B. (2022). Pengembangan Hortikultura Lahan Kering dan Penerapan Teknologi Budidaya Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Di Desa Sukadana Lombok Utara. Jurnal Gema Ngabdi, 4(3), 262–272. https://doi.org/10.29303/jgn.v4i3.291

Mirnawati, & Mustaruddin. (2023). LITERATURE REVIEW : Analisis Potensi Ekspor Produk Pertanian di Indonesia. MBIC: Manajemen Busines Innovation Conference, 411–423.

Nasution, N. E. A., & Rizka, C. (2022). Production of Liquid Compost with EM4 Bio Activator Volume Variation from Vegetable and Fruit Waste. Journal of Science and Technological Education, 1(1), 2830–4829. www.meta.amiin.or.id

Prihandiwati, E., Niah, R., Riska, D., Abdullah, K., Ilmu, S. T., Isfi, K., Jl, B., Iii, F., 7c, N., Banjarmasin, K., & Selatan, I. (2024). Penggunaan Teknologi Tepat Guna Dalam Pengolahan Produk Abon Ikan Di Kelurahan Alalak Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG, 9(2), 41–48. http://mediteg.politala.ac.id/index.php/mediteg

Priyadi, R., Nuryati, R., & Faqihuddin. (2022). Perilaku Petani Terhadap Adopsi Teknologi M-Bio untuk Pengembangan Usahatani Agroforestri. Sarwahita, 19(01), 65–82. https://doi.org/10.21009/sarwahita.191.7

Sarijan, A., Ekowati, N. Y., Widijastuti, R., & Panga, N. J. (2022). Pelatihan Pembuatan Bioaktivator dari Limbah Udang dan Nanas di Kampung Yasamulya SP 2 Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(1), 153–162. https://doi.org/10.54082/jamsi.598

Setiawan, D., Sari, O. M., Putra, A. M. P., Wathan, N., Mardiati, N., Lingga, H. N., & Akbar, N. H. (2024). Pengenalan Simplisia dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Telang dan Bawang Dayak Bagi Kader Puskesmas Mataraman. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG, 9(2), 109–117.

Setyorini, A., & Masulah, M. (2020). Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru Sekolah Dasar Sidoarjo dalam Menulis Kreatif Cerita Anak. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 131. https://doi.org/10.30651/aks.v4i1.3664

Sihite, M., Hsb, A. M., Syahputra, R., Raihan Amri, M., Alwi, R., & Sakuntala, D. (2025). Peran Sektor Pertanian dan Distribusi Pendapatan Di Indonesia : Analisis Model Faktor Spesifik Ricardian. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1), 3031–5220. https://doi.org/10.62281

Surotin, S., & Suryo Purnomo, Y. (2024). Efektivitas Pengomposan Sampah Organik Menggunakan Mikroorganisme Lokal Sabut Kelapa dan Nasi Bekas. Jurnal Serambi Engineering, 9(2), 8992–8998.

Swandi, M. K., Jeniver, J., Nur Milah, S. A., Safitri, M., Asyyifa, I., Irawati, I., Aliya, P., Khotimah, K., Sari, A. D., Putri, J. E., Sari, N. P., Fatansyah, F., Harita, E. K., Wiriyanti, L. A., & Indah Suryani, P. A. (2023). Karakteristik Berbagai Formulasi Mikroorganisme Lokal (MOL) dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans (L.) Poir). EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi Dan Mikrobiologi, 8(1), 22–29. https://doi.org/10.33019/ekotonia.v8i1.4161

Yunilas, Y., Siregar, A. Z., Mirwhandhono, E., Purba, A., Fati, N., & Malvin, T. (2022). Potensi dan Karakteristik Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Sayur sebagai Bioaktivator dalam Fermentasi. Journal of Livestock and Animal Health, 5(2), 53–59. https://doi.org/10.32530/jlah.v5i2.540

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Setiawan, D., Hadi, S., Wathan, N., Mardiati, N., Mahdi, N., Mahdi, L., … Ulfah. (2025). Peningkatan Produktivitas Hortikultura Melalui Pembuatan dan Aplikasi Bioaktivator Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG), 10(2), 29–42. https://doi.org/10.34128/mediteg.v10i2.378