Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Eco-Enzyme Di Desa Sidorejo, Kabupaten Wonosobo

Authors

  • Titin Ayuk Nofitasari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Eko Purnomo Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Aprilia Putri Soleha Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Putri Nabilah Yumnaa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Fathia Hasna Lathifa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Lutfiana Diah Maryani Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Muhammad Mahrus Ali Mahmudi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Adzen Umar Said Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Muhammad Daffa Herdian Putra Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Mahathir Ali Muhammad Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.34128/mediteg.v10i2.381

Keywords:

Eco-enzyme, Limbah Organik, Pelatihan, Sabun Cuci Tangan, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Indonesia menghadapi permasalahan serius dalam pengelolaan sampah rumah tangga, dengan 50,8% timbunan sampah nasional berasal dari limbah organik rumah tangga. Penumpukan sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca dan mencemari lingkungan. Salah satu upaya pengolahan yang inovatif adalah mengubah limbah organik menjadi produk eco-enzyme yang digunakan sebagai bahan dasar sabun cuci tangan ramah lingkungan. Di Desa sidorejo hingga saat ini belum terdapat kegiatan pelatihan terkait pengelolaan limbah organik menjadi eco-enzyme. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengedukasi masyarakat sekaligus meningkatkan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi sabun eco-enzyme, serta membuka peluang usaha mandiri berbasis produk ekologis. Metode pelatihan meliputi pre-test, penyampaian materi, praktik pembuatan sabun, dan post-test menggunakan Google Form. Kegiatan diikuti oleh 18 peserta dengan pendampingan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 73,67% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test, serta tingkat kepuasan peserta berada pada kategori tinggi. Pelatihan ini efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan membuka potensi usaha rumahan berbasis produk alami.

References

Adriana, M., Ningsih, Y., & Rusuminto, S. (2017). Pelatihan Pemanfaatan Barang Bekas menjadi Berdaya guna Skala Rumah Tangga di Desa Sambangan Kabupaten Tanah Laut. MEDITEG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 48–53.

Astra, I. K. B., Wijaya, M. A., Artanayasa, I. W., & Kardiawan, I. K. H. (2021). Pengolahan Sampah Organik Berbasis Eco Enzyme Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Pemuda Di Kabupaten Buleleng. Proceeding Senadimas Undiksha, 2065–2073.

Ginting, G. A., Suryani, M., & Manik, T. R. A. (2020). Formulasi Sediaan Sabun Mandi Padat dari Sari Buah Labu Kuning (Cucurbita maschata). Jurnal Teknologi, Kesehatan Dan Ilmu Sosial, 2(1), 119–124.

Helfa, S., Anggraini, P., Suryani, E., & Puspasari, R. (2024). Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Eco Enzyme Dan Kandungan Unsur Hara Makro Untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan. Journal (Esjo) : Jurnal Ilmu Lingkungan, 2(2), 20–26.

Heryawati, A. P., Adijana, R. S., Muthia, D. S., Faiq, D. N., & Suharti, W. S. (2024). Pengolahan Sampah Organik menjadi Eco-enzyme di Desa Kotayasa, Sumbang, Banyumas guna Mengatasi Permasalahan Sampah dan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. Jurnal Dinamika Pengabdian, 9(2), 349–356.

Kusumawati, D. E., & Putri, C. N. (2022). Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme Berbahan Limbah Organik Rumah Tangga di Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Batursari Demak. Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 7(1), 14–22.

Luna, Y. Y., Leneng, L., & Dolo, F. X. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme dan Pupuk Cair untuk Mengurangi Limbah Rumah Tangga di Desa Raja Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 27–33.

Mukhlis., Awaluddin, A., Itnawita., Tamboesai, E. M., Sophia, H., Devi, S., Siregar, S. S., Hanifah, T. A., & Muras, Y. (2025). No TitlePengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Sabun Cair Eco-Enzym: Pemberdayaan dan Pelatihan di Desa Bungaraya. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI, 9(2), 339–346.

Ningsih, Y., Adriana, M., Syaief, A. N., & Firdaus, S. (2018). Pencok (Pensil Case from Shock): Pengolaham Shock Motor Bekas menjadi Tempat Pensil Sebagai Penanggulangan Limbah. MEDITEG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–7.

Nofita, D., Fadjria, N., & Arfiandi. (2023). Pelatihan Pembuatan Hand Soap Antibakteri Berbasis Eco Enzym dari Kulit Jeruk dan Kulit Manggis. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(9), 6337–6342.

Nofitasari, T. A., Ningrum, H. P., Sutono, A. A. S., Armanda, D., & Kusumarini, N. (2025). Pemberdayaan siswa IX SMA Al-Azhar 15 Semarang melalui pelatihan pembuatan eco enzyme handsoap. INDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 89–92.

Oktaviani, D. N., Hendaryati, N., & Herdiani, R. T. (2025). Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Kelurahan Tegalsari Kota Tegal. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(4), 1001–1008.

Puger, I. G. N. (2018). Sampah Organik, Kompos, Pemanasan Global, dan Penanaman Aglaonema di Pekarangan. Agro Bali: Agricultural Journal, 1(2), 127–136.

Rukmini, P., & Suryaningsih, E. I. (2025). Karakteristik Deterjen Methil Ester Sulfonat (MES) dengan Penambahan Garam dan Aditif Eco enzyme. Jurnal Kimia Dan Rekayasa, 5(2), 71–79.

Saukani, M., & Arifin, J. (2019). Transformasi Budaya Buang Sampah Terpilah di Pondok Pesantren Al Ikhsan II, Bentok. MEDITEG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 27–32.

Silmi, A. (2022). Pelatihan Pembuatan Sabun Bagi Pemuda Pemakmur Masjid (PPM) Pin Baku 39.1 Jakarta Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SINERGI, 4(2), 37–44.

Tyas, R. N., Widyaningrum, T., Kalima., Khoiriyah, M., Wati, N. I., Wulandari, P. I., Sari, R. N., Clarissa, W. F., Parwati, Y. E., & Martuti, E. S. (2025). Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Sebagai Alternatif Bahan Cuci Piring Kelurahan Nambangan Kidul. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(5), 1–9.

Verawaty., Dewi, I. P., & Wela. (2020). Formulasi dan Evaluasi Sabun Kertas Katekin sebagai Antiseptik. Jurnal Farmasi Indonesia, 17(2), 514–523.

Wafa, M. A., Faizul, H. M., Fadhli, K., Aisyah, S. N., & Hasbullah, K. A. W. (2023). Karakteristik Sabun Cair Antiseptik Berbahan Eko-Enzim. Proceeding Biology Education Conference, 1–7.

Wibowo, M., & Lestari, A. (2022). Peran Evaluasi Formatif melalui Post-Test dalam Meningkatkan Retensi Peserta Didik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(1), 77–85.

Wuni, C., Husaini, A., & Wulandari, P. (2021). Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme dari Limbah Organik Rumah Tangga sebagai Alternatif Cairan Pembersih Alami. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 589–594.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Nofitasari, T. A., Purnomo, E., Soleha, A. P., Yumnaa, P. N., Lathifa, F. H., Maryani, L. D., … Muhammad, M. A. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Eco-Enzyme Di Desa Sidorejo, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG), 10(2), 53–64. https://doi.org/10.34128/mediteg.v10i2.381